top of page
  • Zeal Musik

Home Recording Studio 101

Pengetahuan dasar untuk membuat dan membangung Home Recording Studio oleh Cretta Cucu A.

Era teknologi dan komunikasi saat ini berkembang begitu pesatnya, termasuk musik dan industri rekaman. Perkembangan teknologi komputerlah yang memicu ini semua dan internet merubah cara pandang kita melihat dunia, komunikasi, termasuk ekonomi. Jika Anda seorang musisi, pencipta lagu, ataupun produser di jaman sekarang, maka memiliki keuntungan lebih dari generasi sebelumnya, kenapa? Karena jaman sekarang kita dapat menulis, merekam, dan mendistribusikan musik kita secara profesional dengan lebih mudah dan murah.


Semua itu dampak dari perkembangan teknologi komputer dan internet yang semakin pesat. Begitu mudahnya saat ini kita bisa mengunggah, memperkenalkan dan mendistribusikan karya kita ke seluruh dunia melalui beberapa situs media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Tiktok, Soundcloud, Youtube, dan Spotify. Sungguh luar biasa bukan?.


Seni dan teknik merekam sampai saat ini tidak terlepas terlepas dari kemajuan teknologi saat. Dahulu jika kita ingin merekam sebuah lagu memerlukan biaya yang banyak dan waktu yang lama, berbeda dengan jaman sekarang kita dapat melakukannya kapan dan dimana pun seperti di kamar kost, halaman rumah bahkan kamar mandi, dan dimana saja ketika ide musikal itu muncul. Tentu saja hal tersebut dapat memangkas biaya produksi dan juga semakin terjangkaunya alat-alat rekam saat ini.


“Lalu bagaimana kita memulai itu semua?” Untuk memulai produksi sebuah musik kita membutuhkan peralatan yang akan menunjang kreatifitas dan ide-ide musikal kita. Alat yang kita butuhkan adalah seperangkat alat home recording. Home recording adalah alat standar studio rekaman digital untuk rumah atau kantor. Berikut beberapa perlengkapan utama yang kita butuhkan sebelum kita menekan tombol Record:

  1. PC/ Laptop

  2. Audio Interface

  3. Microphone

  4. D.A.W (Digital Audio Workstation)

  5. MIDI Controller

  6. Studio Monitor

  7. Headphones


OK!.. ada 7 kategori barang yang perlu temen-temen pahami dan mengerti fungsinya. Saat ini banyak sekali merek penyedia alat rekam digital yang beredar di pasaran dengan berbagai varian harga dan fitur. Tapi jangan sampai kita terjebak dengan paradigma bahwa alat yang mahal akan menghasilkan hasil yang bagus “itu tidak menjamin” ya guys..! karena ada faktor penunjang lainya yaitu SDM (baca: Audio Engineer) yang akan memproses hasil rekaman tersebut sampai tahap akhir. Terkadang dengan keterbatasan alat sekalipun tetapi memiliki kemapuan dan keterampilan yang mumpuni, kita dapat menghasilkan rekaman dengan kualitas yang baik.


So! Saya akan coba menjelaskan fungsi dan kegunaan dari ke tujuh kategori diatas untuk keperluan Home Recording.


1. PC/ Laptop

Nah! siapa yang tidak kenal alat ini.. saya yakin saat ini alat ini sudah menjadi kebutuhan primer kita sehari-hari selain Smartphone yang tidak terpisahkan dari tangan kita sampai-sampai ada yang bilang lebih baik ketinggalan dompet daripada HP yang tertinggal Hahaha. Kenapa PC/ Laptop ini penting juga di Home Recording? Karena 90% dari aktivitas Home Recording kita lakukan di PC/ Laptop. Mulai dari perekaman, Editing, Mixing, dan Mastering. "Jadi kita butuh komputer spesifikasi Gaming donk Ka?!" tentu tidak "Ferguso" ada yang namanya Minimum System Requirement (minimum spesifikasi) yang ini bisa jadi landasan kita untuk memulainya dengan PC/ Laptop yang harganya pas dikantong.

PC/ Laptop Apple Macbook
Gambar 1. Laptop Macbook buatan Apple

Sejak tulisan ini dibuat, produsen PC/ Laptop ternama telah mendesain dan memproduksi PC/ Laptop dengan spesifikasi yang luar bisa cukup dan lebih menurut saya untuk kebutuhan Home Recording tapi harga yang ditawarkan juga tidak murah "ono rego, ono rupo : pribahasa jawa" sebut saja mahal. Maka itu biar tidak Over Spec dan Over Price berikut ini saya lampirkan table Minimum System Requirement dan juga Recomended System Requirement yang bisa kalian pertimbangkan untuk dibeli.

Minimum System Requirement

Recomended System Requirement

​CPU

​Core i5 2.6GHz (6 cores) / AMD Ryzen Multi Core

Intel Core i9 3.5GHz Eight-Core, AMD Ryzen 9 or higher

Memory

8GB RAM

16GB RAM

Storage

500GB SSD / 500GB HDD

1TB SSD/ 1TB HDD

Graphics Card

Built-In/ Integrated Graphics

Built-In/ Integrated Graphics

Monitor

15" Inch or bigger

24" Inch or bigger

Mouse and Keyboard

Any

Any

Operating System

Windows 10 or Mac

Windows 10 or Mac

Spesifikasi diatas dapat sebagai acuan untuk membeli sebuah PC/ Laptop seperti Mac atau Windows. Pilihlah kebutuhan komputer kalian sendiri sesuai dengan kebiasaan Anda selama ini dan jika kalian seorang yang sering berpergian dan berpindah-pindah tempat (mobile) alangkah baiknya pilihlah laptop dengan spesifikasi seperti diatas.


2. Audio Interface

Berikutnya adalah Audio Interface alat tidak dapat terpisahkan dalam dunia Home Recording karena termasuk dari salah satu alat yang sangat berperan penting dalam dunia rekaman digital. Apa itu Audio Interface? dan apa fungsi dan kegunaannya?

Proses Analog to Digital Converter
Gambar 2. AD/DA Converter

Audio interface berfungsi untuk merubah sinyal Analog menjadi sinyal Digital agar didapat ke komputer dan mengembalikan sinyal Digital tersebut menjadi sinyal Analog untuk dikeluarkan ke Output Source seperti Studio Monitor atau Headphone atau biasa juga disebut dengan ADDA Converter (Analog to Digital/ Digital to Analog). "Maksudnya gimana Min?" jadi kalau kalian ingin rekaman vokal atau alat musik dengan menggunakan PC/ Laptop maka dibutuhkan alat ini agar suara yang direkam dapat diolah kembali di PC/ Laptop. Sebenarnya PC/ Laptop yang kalian sudah terdapat ADDA Converter makanya kita dapat melakukan Meeting Zoom atau Webinar secara langsung, tapi terbatas fungsinya tidak bisa seperti Audio Interface.




Dalam memilih Audio Interface pastikan sesuai dengan kebutuhan kalian ya. Contoh: jika ingin digunakan untuk Podcast kalian bisa pilih Audio Interface yang memiliki 2 input dan untuk merekam drum pilihlah yang memiliki 8 input atau lebih.


Berikut beberapa rekomendasi Audio Interface untuk menunjang produktivitas kalian:

Setiap Audio Interface pada umumnya memiliki Preamp dan juga Phantom Power (48V), sehingga dapat digunakan untuk mikrofon kondenser.


3. Microphone/ Mikrofon

Mikrofon, salah satu alat yang sangat berperan dalam sebuah proses rekaman selain untuk merekam vokal alat ini dapat juga berfungsi untuk merekam instrumen akustik lainya seperti: seperti gitar akustik, bass akustik, perkusi, drum dan instrumen akustik lainya.


Terdapat tiga macam tipe mikrofon yaitu: Dynamic, Condenser, and Ribbon. Masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda, akan tetapi pada umumnya mikrofon Dynamic dan Condenser-lah yang umum digunakan. Mikrofon Dynamic, sangat baik untuk digunakan pada panggung pertunjukkan (live stage) karena ketahananya dan daya tangkap suaranya yang terpusat pada sumber suara yang ada didepannya, hal ini sangat baik untuk menghindari Noise dan juga Feedback saat dipanggung pertunjukkan.

Bagian dalam Spul atau catridge mikrofon Dynamic dan Condenser
Gambar 4. Bagian dalam mikrofon Dynamic dan Condenser

Berikutnya mikrofon Kondenser, disebut juga Large Diaphragm Microphone. Berbeda dengan mikrofon Dynamic, mikrofon Condenser memiliki karakteristik daya tangkap suara yang detail dan realis dari sumber suara yang ditangkap (Capture). Dengan microphone ini kita dapat menangkap detail suara dari vokal ataupun instrumen akustik lainnya secara natural.


“So! Aku harus pilih mikrofon yang tipe apa gan untuk memulai Home Recording?”.

Banyak sekali merek mikrofon yang populer dipasaran saat ini dengan kualitas yang bagus dan mahal seperti: Neumman, Octava, Telefunken, Aston dan lain-lain. Tapi apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan budget? dan apakah mikrofon tersebut sesuai dengan kebutuhan? ini yang dapat menjadi faktor pertimbangan untuk membeli sebuah mikrofon.


Guys..guys tenang saja kalau budget-nya pas-pas ada lho rekomendasi mikrofon Condenser yang bisa menjadi pilihan untuk Home Recording kalian.


Berikut beberapa rekomendasi Microphone untuk menunjang produktivitas kalian:

Jangan lupa untuk simak video mikrofon komparasi berikut ini:


4. D.A.W (Digital Audio Workstation)

"Ka, saya sudah beli alatnya semua nih! lalu software yang pas apa ya?".

Saatnya untuk memilih “dapur masak” (baca: Software) dan siap untuk melakukan proses kreatif. Digital Audio Workstation atau yang biasa disingkat dengan D.A.W adalah Software yang memiliki kemampuan untuk mengolah data audio dan midi seperti: Writing, Recording, Editing, Mixing, dan Mastering dalam satu tempat. Banyak sekali pilihan D.A.W tetapi tidak semuanya dapat digunakan pada OS Mac dan Windows. Beberapa ada yang "Free" lho guys..

Gambar 6. Digital Audio Workstation (DAW)

Berikut beberapa D.A.W dikatergorikan berdasarkan OS (Operating System):

MAC

MAC and WINDOWS

Logic

Audition (Free)

Digital Performance

Cakewalk (Free)

Garage Band (Free)

Fruity Loop

​LMMS (Free)

Pro Tools

Cubase

Nuendo

Ableton Live

Studio One

Reason

Reaper (Free)

Jadi tidak ada "Super DAW" (baca:paling bagus), semua DAW diatas memiliki fitur-fitur unggulan yang bisa kita gunakan untuk produktivitas semakin baik dan cepat. Pililah DAW yang sesuai dengan kebutuhan berkarya kalian dan mempermudah pekerjaan. Selamat mencoba!


5. MIDI Controller

MIDI Controller adalah perangkat keras atau perangkat lunak yang menghasilkan dan mentransmisikan data Musical Instrument Digital Interface (MIDI) ke perangkat yang mendukung MIDI, biasanya untuk memicu suara dan mengontrol parameter perangkat musik elektronik. Pada umumnya berbentuk Keyboard, Pad dan juga Control Surface.

Gambar 7. MIDI Controller

MIDI Controller yang paling umum dibutuhkan umumnya berbentuk Keyboard Controller. Keyboard Controller sangat berbeda dengan Keyboard pada umumnya, karena Keyboard Controller ini tidak memiliki Sound Generator (alat penghasil suara) untuk menghasilkan suara sendiri. Alat ini lebih berfungsi sebagai pengantar informasi MIDI untuk diterima oleh MIDI instrumen lain atau Software instrumen yang ada di komputer (Virtual Instrumen/ VSTi) koneksi yang digunakan menggunakan kabel USB (Universal Serial Bus).

routing jalur MIDI controller dan audio interface
Gambar 7. MIDI Controller Connection

Berikut 10 rekomendasi MIDI Controller untuk menunjang produktivitas kalian:


6. Studio Monitor

Alat berikutnya yang tak kalah pentingnya adalah Studio Monitor atau biasa disebut juga Studio Reference/ Speaker Flat. Alat ini dibutuhkan untuk memonitor dan mendengarkan kembali hasil rekaman untuk dikoreksi apakah sudah sesuai dengan yang diingikan atau ingin dirubah, Studio Monitor umumnya memiliki flat respon sehingga dapat memberikan referensi suara yang baik dan benar.

Koleksi studio monitor, speaker flat, studio reference
Gambar 8. Macam-macam Studio Monitor

Pastikan juga ya dalam memilih Studio Monitor disesuaikan dengan luas ruangan kalian. Jika ruangan kalian kecil dan menggunakan speaker terlalu besar maka yang kalian dapatkan ada referensi yang tidak akurat begitu juga sebaliknya dengan pemilihan speaker yang kecil tapi ruangan terlalu besar. Berikut contoh peletakan Studio Monitor yang tepat.


Berikut beberapa rekomendasi Studio Monitor untuk menunjang produktivitas kalian:


7. Headphone

Headphone dapat juga digunakan sebagai pengganti Studio Monitor jika dalam kondisi tertentu seperti di kost atau ditempat lain yang tidak memungkinkan untuk kita menggunakan Studio Monitor. Jika suka berpergian memilih Headphone sebagai pengganti Studio Monitor akan sangat berguna sekali. Selain itu juga ada dua jenis tipe Headphone yang perlu kalian ketahui yaitu Open Back dan Close Back, kalian bisa lihat video penjelasannya dibawah ini:


Berikut beberapa rekomendasi Headphone untuk menunjang produktivitas kalian:


"Semua alat sudah terbeli nih Ka!, lalu bagaimana cara pasangnya dan instalasinya?"

Ok! dibawah ini adalah gambar cara instalasi atau routing yang baik dan benar untuk semua alat yang dibahas, yuk disimak!




Keterangan:

  1. Koneksi antara Audio Interface dengan komputer/ PC/ laptop menggunakan kabel USB

  2. Koneksi antara Audio Interface dengan Studio Monitor menggunakan kabel TRS to TRS atau XLR to TRS

  3. Koneksi antara Microphone dengan Audio Interface menggunakan kabel XLR to XLR

  4. Koneksi antara keyboard Controller menggunakan kabel USB

  5. Koneksi antara Headphone menggunakan kabel TRS

Semoga informasi diatas dapat menjawab rasa penasaran dan kegelisahan kalian saat ingin memulai untuk membeli alat-alat Home Recording. Jika ada pertanyaan lebih lanjut mengenai Home Recording dan ketersediaan alat langsung aja klik tombol dibawah ini untuk menghubungi kami! Terima kasih atas perhatiannya. Selamat berkarya!



27 views
bottom of page