fbpx writemypapers best academic writing service

Review dan Impresi IEM Beyerdynamic BEAT BYRD Leave a comment

By : Fuad dhahana

Tentang Beyerdynamic

Beyerdynamic merupakan salah satu perusahaan yang aktif dalam memproduksi alat- alat audio seperti microphone, headphone dan earphone. Diambil dari wikipedia.org, Beyerdynamic berdiri sejak 1924 di Berlin (Jerman) dengan menerapkan sistem handmade dalam produksinya, sudah banyak artis dan seniman senior yang memakainya seperti The Beatles, Elton John, ABBA dan Stevie Wonder. Lalu pada penghujung tahun 1930, Beyerdynamic berhasil menciptakan headphone dynamic driver pertamanya, dan pada tahun 1962 mereka menjadi penemu wireless microphone yang pertama kali. Jadi Beyerdynamic merupakan nama lama yang cukup kondang di dunia profesional audio recording.


Beyerdynamic Beat Byrd

Kemasan dan Build Quality

Dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas In Ear Monitoring (IEM) dari Beyerdynamic yang bernama Beat Byrd. IEM ini merupakan salah satu produk terbaik dari Beyerdynamic, karena selain harganya terjangkau, suara yang dihasilkannya pun sangatlah memuaskan dan tergolong baik. Nyaman dipakai dan memiliki build quality yang cukup memuaskan.

Harganya sekitar 500 ribuan, packagingnya simpel dan tidak mudah rusak jika kita ingin membelinya secara online. Terdapat 3 pasang eartips didalam kemasannya, small, medium dan large. IEM ini tidak memiliki microphone, sehingga IEM ini lebih ditujukan untuk listening aja. Garansi yang diberikan oleh distributor resminya di Indonesia ialah 1 tahun. Tergolong sangat baik deh bro untuk IEM sekelas Beyerdynamic, baik harganya dan mutunya, mengingat barang- barang bikinan Beyerdynamic biasanya selangit tuh harganya.

Kabel dari Beat Byrd panjangnya sekitar 1.2m dan bahannya cukup tebal serta lentur. Seklias kabelnya kuat dan tidak mudah rusak. Untuk housingnya berbahan plastik glossy sebagai finishingnya dan terdapat serial number yang tercetak dengan laser project dibagian sisi kanannya. Dari sisi isolasi suaranya, ketika memakai IEM ini, bener- bener suara dari luar terisolasi dengan sangat sempurna sehingga kita bener- bener rasanya jadi budek.

Beyerdynamic Beat Byrd

TECHNICAL SPECIFICATIONS :

  • Transducer type = dynamic
  • Operating principle = closed
  • Frequency response = 15 – 21,000 Hz
  • Nominal impedance = 18 Ω
  • Nominal SPL = 104 dB SPL (1 mW / 500 Hz)
  • T.H.D < 0.08%
  • Cable length = 1.20 m
  • Connector = 3-pole mini stereo jack (3.5 mm)

Suara dan Impresi

Baiklah kini kita bahas tentang performance dari IEM ini dimana review ini akan sangat subyektif dan impresi suara dari Byrd yang saya tulis adalah murni dari sudut pandang saya sendiri. Beat Byrd kita review dengan directly langsung dengan menggunakan smartphone Samsung Galaxy S20 dan iPhone 4S. Baiklah, berikut penjabaran yg saya dapatkan adalah ~~

First of all, perlu diketahui klo IEM ini memiliki suara yang warm dan mampu dihajar dengan gain tinggi tanpa distorsi dan tidak cliping.

Dari sisi bassnya, Byrd memiliki bass yang cukup soft dan punchy, kuantitasnya tidak banyak dan tidak berlebih, tetap menjaga mid dan hi- nya sehingga tidak tertutup. Biarpun bottom low nya cukup deep, namun uniknya, mendengarkan double pedal pada lagu- lagunya Dream Theater juga masih enak dan terdengar tight, lalu ketika kita coba untuk mendengarkan musiknya Dua Lipa yang berjudul “New Rules”, IEM ini juga mampu mengimplementasikan bottom low dari bass yg terdapat pada musik itu. Sehingga bisa kita simpulkan bassnya soft dan solid dan allround.

Untuk sisi frekuensi tengah / mid-nya, cukup forward dan tidak laid back, artikulasi bibir juga cukup baik, untuk suara laki-laki (sebut saja vokal cowo), vokal cowo disini terdengar maskulin dan powernya terasa, terutama jika mendengarkan Aaron Neville dengan Mavis Staples, lagu ini saya kira cukup cocok untuk benchmarking antara vokal cowo dan cewenya. Ketika vokal cewe (Mavis Staples) keluar, separasinya jelas sekali terdengar dan smooth. Sehingga dari sisi vokal / mid frekuensinya, IEM ini cukup baik. Untuk suara gitar dan piano juga tidak ada yg hilang, linier dan natural.

Beyerdynamic

Dari sisi hi-frekuensinya IEM ini juga smooth sama sekali tidak kasar biarpun bermain di gain tinggi. Diatas sudah saya singgung jika IEM ini karakternya adalah Warm, jadi untuk tonalnya di frekuensi atas otomatis cukup terjaga dan alus pisan. Tidak terdengar sibilance di vokalnya dan simbal, crash dan hi-hat terdengar sangat jelas. Menurut saya, IEM ini tidak ada sedikitpun kesan kasarnya di frekuensi atas. Untuk rekaman- rekaman milenial yang bright seperti lagu- lagunya Dua Lipa dan Zara Larsson pun juga aman banget sektor frekuensi atasnya.

Dari sisi separasi, Byrd mempunyai kemampuan untuk memperdengarkan separasi antar instrumennya dengan sempurna sekali, satu- satunya kelemahan IEM ini adalah soundstage-nya. Karena IEM ini tidak memberikan soundstage yang megah dan menurut saya hal ini dikarenakan target pasar dari Byrd adalah komuter. Yakni mereka yang sedang bepergian dan mobilitasnya tinggi, sehingga sektor soundstage memang tidak terlalu dipentingkan disini, tapi saya juga tidak bilang soundsatage nya sempit lho ya. Mengesampingkan itu, saya coba IEM ini ketika olahraga bersepeda pagi juga nyaman sekali karena dengan karakternya yang Warm, solid dan mampu diajak di volume tinggi ini memberikan saya pengalaman lain ketika mendengarkan musik ketika olahraga baik outdoor skalipun.


More Info please click link 👉
https://linktr.ee/zealmusik

Link Product: 👍
Shop now: 🛒 🛍
Tokopedia 💚
https://tinyurl.com/y5kogofw
Bukalapak ❤️
https://tinyurl.com/yynkrdtn
Shopee ❤️
https://tinyurl.com/y59lxcru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *