fbpx writemypapers best academic writing service

GRADO HEADPHONE REVIEW, IMPRESI DAN HISTORI

By : Fuad Dhahana

Pernahkah kalian mendengarkan sebuah headphone dengan kualitas suara selayaknya memakai sebuah speaker high-end ? Headphone Grado langsung menjawabnya! NAMUN INGAT! Jika kamu adalah seorang BASSHEAD AKUT (Pecinta Bass) seperti bass yang nge-boom, mbeleber, jauh dari kata bulat dan kuantitasnya besar, Mungkin produk satu ini tidak masuk wishlist kamu 😁

Blog ini akan membahas Grado headphone secara detail dan panjang. So! siapkan secangkir kopi hangat dan waktu yang cukup untuk mengikuti pembahasan kami. Simak Kuy!!


Proses pembuatan Grado

Dalam sesi ini, kami tidak akan membahas seluruh produk Headphones keluaran Grado Labs. Kami akan membahas Grado Prestige Series dari harga 1- 5 jutaan, yaitu:

Series ini adalah yang paling best seller dari produk Gardo lainnya. Dari series diatas semua memiliki karakter yang merupakan ciri khasnya, yakni “GRADO SOUND”

Tentang Grado Labs

Tentang Grado Labs

Berlokasi di Brooklyn, New York. Perusahaan kecil keluarga yang dahulu hanya memproduksi jarum untuk piringan hitam sekarang telah menjadi produsen handmade headphone audiophile dan pro audio eksklusif selama 60 tahun. Perusahaan ini didirikan oleh Joseph Grado pada tahun 1953, ialah Joseph Grado yang mempelopori bisnis kecil keluarga, Joseph merupakan seorang audio / sound engineer yang legendaris dan juga pemain gitar handal. Setelah kepergian Joseph pada tahun 2015 di umur 90 tahun. Grado Labs dipimpin oleh keponakannya yaitu John Grado dan Jonathan Grado (anak dari John) yang kini juga ikut serta dalam pengembangan produk-produk Grado Labs, sejak 1961 hingga kini kelangsungan bisnis keluarga dari Grado Labs ini masih bertahan biarpun masih beriklan dengan cara yang cukup tradisional, yaitu dari feedback dan testimonial pelanggan setia, dari mulut ke mulut.

Untuk informasi mengenai produk Grado Labs silahkan lihat video dan kunjungi website dibawah ini : 👇👇👇

https://gradolabs.com/


Tentang Grado Labs
Grado masih menggunakan cara periklanan tradisional

Review dan Komparasi

Grado Prestige Series yang akan kami review hari ini adalah SR60e, SR80e, SR125e, SR225e dan SR325e. kami akan membandingkan suara dan spesifikasinya, serta akan ada informasi tambahan mengenai karakteristik dan kegunaannya baik dalam dunia Audiophile dan di dunia Profesional Audio.


Listen! The best headphones handmade

Desain dan Kenyamanan

Vintage dan retro, itulah hal pertama yang terlihat dari desainnya, terkesan seperti plastik murahan dengan bentuk yang unik dimana housingnya berbentuk seperti jamur yang ditempelkan ke telinga kita dan kabelnya layaknya kabel listrik yang tebal.

Namun dibalik itu, headphone ini memiliki ketahanan dan durability yang sangat baik. Terbukti dari penulis yang sudah berkali-kali mereview dan mencintai produk ini sejak 2012 hingga sekarang belum pernah sekalipun mendapati kerusakan baik dari driver atau kabel di headphone ini. Kabel yang tebal dan lentur terkesan seperti kabel listrik dengan panjang 1.5 meter serta menggunakan Jack gold 3.5 mm, pemilihan material yang baik, membuatnya terkesan kuat dan tahan lama. Tidak banyak yg bisa dikomentari dari desainnya selain “jadul dan retro”

Lalu dari sisi kenyamanan, Grado merupakan satu- satunya jenis headphone on-ear yang paling nyaman sedunia, karena umumnya headphone tipe ini pasti akan membuat telinga cepat letih dan tidak nyaman. Rahasianya terletak pada earpad yang sangat nyaman ditelinga baik digunakan dalam waktu lama sekalipun, tidak terlalu mencengkram kepala dan empuk banget. Grado merupakan jenis open-back, maka suara musik yang kita dengarkan akan bisa juga terdengar oleh orang sekitar kita, begitu juga sebaliknya. Kekurangannya tidak dapat digunakan untuk kegiatan outdoor, dan suara dari luar juga pasti akan terdengar masuk.



Grado, perusahaan kecil yang mendunia

Sebelum menginjak bagian sound dan impresi, Grado merupakan Headphone yang memiliki clarity, background, imagine dan soundstage yang paling natural dan layaknya speaker high-end dengan harga hingga 20x lipat. Suara seperti ini hampir tidak pernah ditemukan pada Headphone merk lain. Karena suaranya yang sangat khas inilah, banyak orang menyebutnya “GRADO SOUND”, seperti sudah menjadi hak paten bagi merek ini. Memang susah sih untuk dijelaskan dengan kata-kata, namun kami akan coba menjelaskannya sedetail mungkin.


Grado Sound” itu ibaratnya dimana kalau kita dengarkan musik pakai Grado, saking riil suaranya, maka seakan-akan kita adalah performer musik itu sendiri. Benar- benar intim dan nge-soul ( .Red)


Baik Grado entry level hingga versi high-end memiliki karakter suara yang sama dan tidak ada yang berubah, lho terus?? apa gunanya leveling di Grado?? Mending yang 1 jutaan dong dibanding yang 5 jutaan?? Jadi, karena entry level-nya saja sudah seperti ini maka semakin ke atas level-nya pasti akan lebih yahud dari segi built quality dan sound quality. Berikut impresi dan perbandingannya :

Sound dan impresi (SR60e, SR80e, SR125e)



Rentang harga 1-3 jutaan, baik SR60e, SR80e, SR125e memiliki impedansi 32 Ohm dan frekuensi response 20- 20.000 Hz, bahan earcup-nya dari plastik dan earpadnya terbuat dari busa lembut dan empuk sehingga sangat nyaman digunakan, untuk SR60e dan SR80e, kabelnya terdiri dari 2 braided (4 konduktor) sedangkan SR125e sudah memakai kabel 4 braided (8 konduktor) yang lebih tebal. Suara dari headphone ini mendekati realita dan nyata, asli dan serasa real. Sistem open-air dari 3 headphone inilah rahasianya, suara gitar/ vokal dan drum nya terdengar sangat natural dan minim kolorasi. Bass drum terdengar rapi dan bulet, layaknya menggunakan speaker flat.

Grado SR60e

SR60e adalah Grado Prestige Series paling murah, dibandrol dengan harga 1jutaan, headphone ini merupakan best seller dari Grado, karena banyak yang menganggap harganya sangatlah murah jika suaranya seperti ini, maka cukup kondang dikalangan komunitas audio budget/ kere hore. Dengan impedansi 32 Ohm, sangatlah user friendly biarpun hanya play lewat smartphone dan laptop.

SR60e Memiliki karakter yang warm, smooth dan merupakan Grado Prestige Series yang paling jinak suaranya. Mid-freq dan sektor vokal akan sangatlah jelas, terkesan tebal dan terdengar ditengah dengan suara instrumen musik berada dibelakang vokalnya, soundstage-ya bisa dibilang agak sempit dan tidak terlalu lebar, on your face, biarpun karakternya warm, suara kick drum dan bassnya rapi dan tidak ada decay di sektor low-freq, sehingga jika digunakan untuk mendengarkan lagu-lagu pop ballads seperti When You Believe-nya Whitney Houston ft. Mariah Carey bisa dibilang dia bersuara sangat soft dan kurang menggema. Dari sektor frekuensi atas (Treble) headphone ini tergolong alus dan ngecring untuk merepresentasikan frekuensi-frekuensi atas, untuk lagu-lagu rock dan jazz sangat direkomendasikan, suara hi-hat dan chiness simbal terdengar baik dan terkesan riil tanpa harsh, petikan nada-nada tinggi gitar akustik klasik/ akustik sangatlah detail.

Namun jika kamu seorang Audiophiler yang sangat mementingkan kesempurnaan dan menggunakan teknik Extreme Critical Listening, dan favoritnya lagu-lagu orkestra yang sangat kompleks, maka sayang sekali untuk Grado SR60e mungkin kurang cocok, karena micro detail-nya kurang terdengar dengan baik, separasinya tidak terlalu rapi untuk menampilkan lagu-lagu orkestra dengan sempurna, segalanya terdengar seperti ke tengah kurang megah, untuk kebutuhan orkestra dan mengejar soundstage lebih baik SR125e / SR325e bisa jadi pilihan tapi dikumpulin dulu uangnya ya buat upgrade ☺️.

Untuk dibuat nonton film, headphone ini sudah cukup baik menampilkan dialog dan suara-suara ledakan walapun tidak ngeboom. Bagi yang suka rekaman rumahan (home studio) kamu dapat memanfaatkan Headphone ini untuk mixing dan preview hasil recordingnya. Apalagi kalo kamu anak kost dan tidak mempunyai ruangan yang proper/ baik jika harus mixingnya menggunakan speaker, rentang frekuensi Seri SR60e dari bawah hingga atas sudah cukup baik untuk kebutuhan cover musik di youtube, voice over atau sekedar podcast. Reverb dan efek-efek VST bisa terdengar baik di sini. SR60e merupakan headphone yang paling banyak diminati oleh pecinta audio di dunia, karena sudah memberikan “GRADO SOUND” dengan budget yang cukup affordable.

Spesifikasi Grado SR60e:

  • Transducer Type: Dynamic
  • Operating Principle: Open Air
  • Freq. Response: 20-20.000Hz
  • SPL 1mW: 99.8 dB
  • Nominal Impedance: 32 Ohms
  • Driver Matched dB: 1dB

In the Box: Headphones, Warranty, Grado story-sheet, 6.5mm Golden Adapter


…an outstanding home headphone that has little competition at or anywhere near the price. If you are looking for a headphone that is capable of a truly hifi performance at a sensible price, this is it (AV Forums, Ed Selley)

https://gradolabs.com/headphones/prestige-series/item/2-sr60e


Grado SR80e

Headphone ini juga masih berada pada entry level. Dibandrol dengan harga hampir 2jt, SR80e paling cocok digunakan dalam kegiatan profesional audio 👍👌, baik yang sederhana hingga kebutuhan rumit. Karena suara yang di repro🎶 bisa dibilang flat. Separasi dan Soundstage-nya sangat baik, lebar dan asli. Untuk suara alat musik dan vokal terdengar lebih komplit dan bentuk detailnya lebih asli jika dibanding SR60e dan rasanya kurang berbumbu disini, sound signature dari gitar elektrik juga mudah sekali terlihat di seri ini. Sehingga cocok sekali untuk mixing dan review. Bottom-low dari SR80e lebih deep dan nge-low ketimbang SR60e, sehingga attack dari bassnya akan lebih terasa. Separasinya lebih rapi dan Staging-nya lebih lebar, sehingga suaranya lebih refine, namun bukanlah sebuah solusi upgrade jika kita ingin berpindah dari SR60e. Karena karakternya memang rada berubah dimana SR60e itu warm to neutral sedangkan SR80e itu lebih neutral to bright.

So, pengguna SR60e akan merasa sedikit ampang di Mid jika berganti ke SR80e. Memang karena suaranya yang bisa dibilang mendekati bright, kalau tidak terbiasa akan terkesan sedikit kering, namun masih dalam taraf aman dan masih enjoyable kok 😉, saya kira tidak akan mengakibatkan ear fatigue. Dengan impedansi 32 Ohm, sangatlah user-friendly untuk penggunaan di smartphone dan laptop kamu.

SR80e sangatlah cocok untuk segala jenis musik. Headphone ini All-round, mau dikasih EDM, pop ballads, rock, jazz, hingga dangdut pun terdengar tetep enak dan nyaman. Memang belum terlalu sempurna sih untuk musik klasik orkestra, namun bisa terbilang jauh lebih baik separasinya. Hanya saja untuk kick/ bassnya memang tidak sekuat SR60e, tapi lebih rapi di SR80e karena terdengar lebih bulat dan tidak berekor (decay-less), bentuk suara vokal pada terdengar lebih lantang dan jelas, jadi bisa dibilang vokal dan mid-freq itu detailed. SR80e memiliki treble yang smooth dan lebih terdengar jelas, tidak sparkling, tiada kesan dull sama sekali, kemampuannya dalam menerjemahkan Hi-freq sangatlah baik sehingga frekuensi hi-nya bisa terbilang berkualitas. Seri ini merupakan best seller dari Grado Prestige Series oleh para pecinta audio di Indonesia.

Spesifikasi Grado SR80e:

  • Transducer Type: Dynamic
  • Operating Principle: Open Air
  • Freq. Response: 20-20.000Hz
  • SPL 1mW: 99.8 dB
  • Nominal Impedance: 32 Ohms
  • Driver Matched dB: 1dB

In the Box: Headphones, Warranty, Grado story-sheet, 6.5mm Golden Adapter


… these are truly wonderful headphones, they’ve got the bass energy… ripping into heavy tracks with a gusto that eludes lesser rivals. With vocals they intoxicate with a natural feel and beautifully proportioned soundstage: few headphones can transport you as convincingly… The Grado SR80’s are special. Buy’em, and Love’em (What HiFi)

https://gradolabs.com/headphones/prestige-series/item/1-sr80e


Grado SR125e

Grado SR125e merupakan versi menengah dari Grado Prestige Series. Dengan harga sekitar 2.6 jutaan. Kabel yang digunakan SR125e sudah berbeda dengan 2 seri terdahulunya, dimana SR125e memakai 8 konduktor kabel sedangkan SR60e dan SR80e masih menggunakan 4 konduktor kabel. Memiliki suara yang mudah diterima oleh khalayak umum, terutama bagi yang masih awam. Karena bass-nya empuk, treble-nya ngecring dan staging yang cukup megah layaknya konser. Berbeda dengan 2 seri sebelumnya dimana mereka bisa dibilang rada flat, SR125e ini sedikit ada penambahan bumbu yang cukup kerasa. Rich banget deh suaranya. Dengan impedansi 32 Ohm, sangatlah user-friendly untuk penggunaan di smartphone dan laptop kamu.

Pada sektor soundstage SR125e juaranya. Satu-satunya headphone Grado yang memiliki black background juga. Jadi suaranya bersih banget, clarity dapet dan background-nya clean. Room effect dalam sebuah musik disajikan dengan baik seri ini satu-satunya Headphone Grado yang paling enak dibuat nonton film dan dengerin lagu-lagu klasik terutama orkestra. Suaranya lebih warm dan cenderung ke arah fun. Dengan tidak melupakan kualitas bassnya, frekuensi mid-low dan bottom-low yang dihasilkan lebih banyak kuantitasnya, Bassnya lebih deep dan sub-bass kerasa banget. Tapi tenang aja, masih jauh dari kesan bassy n boomy, biarpun decay-nya memang lebih ada dibanding 2 seri terdahulunya. Suaranya terkesan lemot dan kurang galak. Pecinta musik elektro dan EDM pun akan sangat dimanjakan pada seri ini.

Sektor High-nya masih smooth khas Grado, suara-suara nada tinggi dan petikan-petikan gitar pada lagu klasik sangat alus dan detailnya terdengar baik sama heapdhone yang satu ini dengan separasi yang super baik dan lega, ya tentunya sudah saya bahas diatas kalau SR125e merupakan rajanya soundstage. Buat nonton film 🎬 pun bisa bikin merinding suaranya, mirip seperti nonton di bioskop sih. Dan mungkin buat pecinta lagu rock bisa saya bilang kurang direkomendasikan sih, karena sifatnya yang memiliki soundstage megah itu kurang nyaman untuk musik rock yang “sewajarnya” memiliki suara yang solid dan keras bagai batu (rock). Suara SR125e bisa dibilang warm dan nyaman untuk dengerin lagu-lagu slow dan orkestra layaknya nonton opera. Untuk dengerin konser juga direkomendasikan sih.

Mungkin hanya 1 frase yang cocok untuk SR125e, yakni “soundstage domination” dan sudah saya buktikan sendiri untuk mendengarkan musiknya Daft Punk dan Breakbot serta untuk lagu-lagu orkestra seperti Yanni, Beethoven dan Berlin Philharmonie. Mid-freq dari SR125e lebih tipis dan vokal terkesan lebih laidback dibanding 2 series dibawahnya. Namun laidback-nya memang tidak separah headphone lain seperti ATH-M50x atau Beyerdynamic DT770. Biarpun ada laidback di sektor suara mid-vokalnya, SR125e tetep nyaman buat dengerin lagu akustik. Karena suaranya cukup fun. Grado SR125e merupakan headphone Grado yang sangat dicintai oleh pecinta headphone dengan soundstage yang megah.

Spesifikasi Grado SR125e:

  • Transducer Type: Dynamic
  • Operating Principle: Open Air
  • Freq. Response: 20-20.000Hz
  • SPL 1mW: 99.8 dB
  • Nominal Impedance: 32 Ohms
  • Driver Matched dB: .1dB

In the Box: Headphones, Warranty, Grado story-sheet, 6.5mm Golden Adapter


… the ‘125 is a neutral, detailed, and warm sounding headphone overall, with extended frequency extremes, wide dynamic range, and the ability to sound natural at a wide range of volume levels. Based on my experience with the budget and top-of-the-line Grado models, I remained convinced that the SR125 represents the greatest sound quality per dollar in the Grado range. (Stereophile, Robert J. Reina)

https://gradolabs.com/headphones/prestige-series/item/3-sr125e


Grado SR225e dan SR325e

Nah!! ini versi High-end Grado Prestige Series SR225e dibandrol sekitar 3jutaan dan SR325e beredar dikisaran 5jutaan. Desainnya masih mirip sih, tapi lebih galak karena 2 Headphone ini menggunakan earpad yang berbeda dengan sebelumnya, yakni L-cushion sehingga memberikan nuansa musik yang jauh lebih natural dan memiliki artikuliasi suara yang sangat riil. Earpad S-Cush pada Grado Prestige Series seri SR60e, SR80e dan SR125e bisa lho diganti dengan L-Cush agar transparasi suaranya lebih baik.



Grado SR225e

Desain dan material Housing dari SR225e sama dengan 3 seri sebelumnya. Namun ada aksen yang membuat beda pada seri ini yaitu grill dari housing headphone ini tidak lagi terbuat dari plastik, melainkan terbuat dari logam sehingga mampu menyaring hi-freq dengan lebih baik, sehingga menghasilkan frekuensi atas yang lebih spark dan galak. Untuk earpad-nya sudah menggunakan L-Cushion yang bentuknya mirip donat, tengahnya bolong dan bahannya memang sih lebih keras tapi tetap nyaman digunakan, kabelnya cukup tebal karena sudah terdiri dari 4 braided (8 inti konduktor). Diameter driver-nya lebih besar dibanding 3 versi terdahulunya, memiliki frequency response nya juga cukup lebar, yakni 20- 22.000 hz yang memberikan suara yang jauh lebih refine dan sangat open bagi headphone dikelasnya. Dengan impedansi 32 Ohm, sangatlah user-friendly untuk penggunaan di smartphone dan laptop kamu.

SR225e merupakan Prestige series dari Grado yang merupakan jembatan menuju Grado High-end series yang harga mulai 6-20juta untuk sebuah headphonenya. SR225e memiliki diameter driver yang lebih besar jika dibanding dengan series sebelumnya. Maka dari itu SR225e mampu menghasilkan suara yang lebih detail dan full bodied jika dibandingkan dengan 3 seri sebelumnya. Suaranya sangat jujur dan apa adanya. Kick / Bass cukup cepat dan attack-nya dapet, bass-nya tetap bulat dan tidak boomy. Headphone ini sangat rekomen untuk pecinta detail, suara vokal terbilang kering. Headphone ini sangatlah baik untuk monitoring vokal karena bisa merepresentasikan sebuah rekaman suara secara riil, asli dan akan dengan mudah menterjemahkan efek yang ditambahkan ketika mixing dan editing.

Hi-freq nya kerasa cukup crisp dan rich. Karakternya nge-flat dan treble-nya tidak extend, dan kesimpulannya sih suaranya cukup open, kesan dark dan bassy sangatlah jauh pada Grado seri SR225e, earpad-nya juga sudah berbeda dengan 3 versi sebelumnya L-cushion suaranya menjadi tegas, lugas dan tanpa decay sama sekali, untuk review hasil mixing gitar sangatlah detail dan baik sekali. Untuk soundstage memang tidak megah, malah bisa dibilang sempit (on your face). Namun, dibalik soundstage yang sempit ini, suara detail dari seluruh musik dan vokal dalam sebuah musik akan terdengar sangat baik dan sangat nurut pada source, sehingga jika source-nya jelek atau kompresi, maka akan terdengar sangat buruk di Headphone ini. Sejauh ini, Grado SR225e sangatlah cocok digunakan untuk kegiatan mixing dan pecinta musik khususnya genre rock dan metal dan audiophile. Worth it to buy!.

Spesifikasi Grado SR225e:

  • Transducer Type: Dynamic
  • Operating Principle: Open Air
  • Freq. Response: 20-20.000Hz
  • SPL 1mW: 99.8 dB
  • Nominal Impedance: 32 Ohms
  • Driver Matched dB: .05dB

In the Box: Headphones, Warranty, Grado story-sheet, 6.5mm Golden Adapter


… What these ‘phones do surpassingly well is present each track in its own volume of air so that the character of the voice or instrument is timbrally distinct in the mix. I can almost picture the engineer pushing the fader up to isolate the part I’m focused on. I understand that one part of the Grado magic is building a rigid structure around the dynamic driver to damp resonances (Listener Magazine, Lang Phipps)

https://gradolabs.com/headphones/prestige-series/item/4-sr225e


Grado SR325e

Yang terakhir, masih masuk dalam kategori Prestige Series dari Grado, namun dibandrol dengan harga 5jutaan. Desain paling beda, housingnya terbuat dari logam, berupa aluminium yang sangat halus, solid, garang dan ringan, sehingga memberikan kesan eksklusif, bergengsi, dan elegan. Tidak hanya itu, headband juga sudah menggunakan kulit sintetis yang berkualitas tinggi dan awet. Headphone ini juga menggunakan L-cushion sebagai earpad-nya, sehingga suaranya juga lebih transparan dari seri Grado entry-level. Kabelnya juga sudah menggunakan 4 braided (8 core) dengan kualitas tinggi. SR325e merupakan TOTL (top of the line) dari Grado Prestige Series. Frekuensi responsenya 18- 24.000 Hz yang merupakan sangat lebar dikelasnya dan impedansinya 32 Ohm sehingga portabilitasnya sangatlah baik karena bisa di drive hanya dengan menggunakan smartphone ataupun laptop.

Suaranya terbilang paling detail dan full bodied dibanding seluruh seri sebelumnya, housing dari logam aluminium memberikan kesan suara full bodied yang warm dan mampu memberikan proporsi bass serta treble yang sangat pas. Detail seluruh musik terdengar mantab, baik dari nafas penyanyi hingga petikan-petikan dari sebuah suara gitar klasik. Nge-soul bangetlah intinya. Bass-nya deep dan tidak mbeleber sama sekali. Jadi, untuk Sound Quality, 325e merupakan headphone yang seluruh proporsi frekuensinya sangat komplit dan pas baik dari bottom-low hingga upper mid-nya. Untuk kebutuhan pro audio, Headphone ini menurut saya sangat cocok untuk me-review hasil rekaman kita.

SR325e memiliki karakter suara yang natural dan sedikit warm. Transparansi suara di seri ini merupakan yang terbaik dibanding 5 seri yang sudah saya review diatas. Sifatnya allround dan cocok untuk segala jenis genre musik dari rock, EDM, orkestra, pop, akustik, dsb. Buat nonton film dan main game pun serasa nyaman. Soundstage-nya sangat pas dan sempurna, tidak dilebarkan tidak serasa sempit, asli banget pokoknya!! Nurut banget sama srouce nya, jika kita menonton konser, maka megahnya kerasa, buat dengerin musik biasa juga sangat oke, akan kerasa sekali warna rekamannya disini. Bassnya bulet dan tidak terlalu banyak, stagingnya tidak seperti 3 dimensi yang dipaksakan, natural banget. Jika dibanding SR125e, SR325e terkesan lebih solid dan full bodied suaranya. SR325e memiliki detail separasi dan imaging yang paling sempurna diantara semua Grado sebelumnya. Mau mendengarkan dengan volume bawah ataupun atas, suaranya cukup nyaman. Top-end nya bisa terbilang ultra smooth, tidak pedes sama sekali tapi terdengar jelas dan tegas ngecringnya, tidak ada sibilance (efek frekuensi kasar di huruf sss) di vokalnya, sangat halus dan nge-soul. Tidak ada harsh dan semuanya rapi disini. Suara sticking pada drum serasa riil dan sempurna, serasa kita sedang menjadi performernya, bahkan karakter dari berbagai merk drumpun bisa langsung ketahuan disini, begitulah karakter SR325e, susah dijelaskan dengan kata- kata sih, namun mungkin bisa dibilang SR325e adalah favorit penulis biarpun memang headphone diharga 5jutaan kurang banyak peminatnya karena sudah memasuki kategori “mewah”.

Spesifikasi Grado SR325e :

  • Transducer Type: Dynamic
  • Operating Principle: Open Air
  • Freq. Response: 18-24.000Hz
  • SPL 1mW: 99.8 dB
  • Nominal Impedance: 32 Ohms
  • Driver Matched dB: .05dB

In the Box: Headphones, Warranty, Grado story-sheet, 6.5mm Golden Adapter


… I close my eyes, and suddenly the bells, the bows and drum sticks are in front of me, conveying more than sound, but ultimately their very existence through an aural archive of this sonic bliss. (Headphone Commute)

https://gradolabs.com/headphones/prestige-series/item/5-sr325e


Kesimpulan

Grado Prestige Series merupakan headphone open back dengan model on ear dan dibuat secara handmade tanpa melupakan kenyamanan, beratnya sangat ringan dan tetap mengedepankan sound-quality. Buildnya memang terkesan sangat sederhana, vintage dan retro. Sound Signature yang disajikan oleh Grado adalah natural dan original, memberikan efek seakan- akan kita adalah peformer dari musik yang kita dengarkan. Selain build-nya yang lagi-lagi sangat sederhana, durability headphone ini sangatlah baik dan penulis tidak pernah mendapati rusaknya headphone ini sejak 2012. Earpad-nya bisa dicuci kembali dan kabelnya kuat, besar dan lentur.

Beli Grado ya beli suaranya. ( Edwin – Headfonia)

Cocok untuk kegiatan ringan sehari- hari seperti mendengarkan musik, menonton film dan audiophile, Grado Prestige Series juga cocok untuk profesional audio dan nge-sound seperti pada saat mixing dan preview hasil rekaman suara yang kita buat karena hasdil dari suaranya bisa terbilang riil, asli, natural, airy dan tidak kolorasi.

Pecinta bass yang super boomy tidak akan pernah cocok menggunakan Grado, karena suaranya sangat detail dan full bodied. Most of all Grado Prestige Series, bass-nya bulet, rapi dan deep, vokal sangat intim dan detailed, lalu frekuensi atasnya riil banget, ngecring tapi tidak ada kesan harsh atau bisa dibilang tidak pedas sama sekali, belum juga termasuk hi-extend. Jadi bisa terbilang impresi suaranya itu berkarakter banget dan cuma masterra Grado yang punya, maka dari itu, cukup bisa dibilang “GRADO SOUND” aja biar lebih mudah.

Grado Labs with Passion

Grados sound like live music.  No graph, mic measurement, waterfall plot I’ve seen shows what live music sounds like.  In a decade when people figure out these measuring tools folks will realize that Grados do a good job of reproducing the live musical performance, until then I trust my ears. ( Head-fi.org forum)

https://www.head-fi.org/threads/why-do-you-love-the-grado-sound-grado-fans.604820/

Akhir kata, sedikit sharing pengalaman sih, dalam proses review ini, saya mencoba menutup mata dan mendengarkan Headphone Test – Luigi (https://youtu.be/G5X9oUNSYyE) ketika mereview semua Grado diatas dan hasilnya benar-benar cocok sih dengan tagline dari brand ini yang tertulis :

Grado The World’s Finest Headphones. ( Grado Labs)


Klik tautan berikut untuk mengetahui lebih lanjut mengenai spesifikasi produk-produk diatas:

Grado Prestige Series : https://bit.ly/2t3Gf3k