fbpx

REVIEW DAN IMPRESI iSK HP890 MONITORING HEADPHONE BY ZEAL MUSIK JOGJA Leave a comment

Spesifikasi
Type: Full size Close Back
Harga: Rp 620.000,-
Diameter Driver: 53 mm
Rentang Frekuensi: 15- 36.000 Hz
Impedansi: 60 ohm
Sensivity: 94 dB ± 3 dB
Power Maksimal: 1200 mW
Panjang kabel: 3 meter
iSK HP890

iSK HP890, line up dari iSK dengan model full size close back headphone yang ditujukan untuk kegiatan produksi musik pro. Headphone yang dibandrol 620 ribuan ini memiliki build yang mirip dengan saudaranya HP580 dengan plastik solid yang cukup ringan untuk dipakai dan nyaman. Driver yang dipakai pun juga berukuran 53mm dengan sensivity 94 dB ± 3 dB. Rentang frekuensinya bermain di 15 hingga 26.000 Hz, sehingga dia mampu merepro suara yang lebih smooth dari atas hingga bawah dengan detail yang sangat baik dan tergolong flat balance tonal headphone yang cocok untuk kegiatan mixing dan monitoring.

Perbedaan yang cukup mendasar dengan HP580 ialah housingnya, karena HP890 bersifat close back dan HP580 semi close, maka berpengaruh ke suaranya juga. Impedansi HP890 adalah 60 ohm. Sehingga headphone ini akan lebih berbicara banyak jika didengarkan dengan gain yang lebih tinggi dibanding saudaranya HP580, merupakan pilihan yang cukup baik untuk pecinta close back headphone dengan range harga under 1 juta.

Suara bassnya bisa terbilang tight dan tidak se boomy saudaranya HP580 (bukan berarti HP580 bassnya ngeboom ya). Mencoba dengan lagu- lagu lama seperti soundtrack film rocky, eye of the tiger by survivor menurut saya HP890 mampu memberikan efek room pada lagu ini yang memang masih menggunakan teknik lawas analog pada proses rekamannya, jarang sekali headphone diharga sekian yang mampu memberikan efek itu kepada pendengar, bass rapi sekali dan genjrengan gitar serta vokalnya tidak ada yg tertutup sama sekali. Tentunya file yg digunakan ialah file yang beresolusi tinggi dan formatnya FLAC.

Clarity dan soundstage headphone ini juga patut diacungi jempol karena jika digunakan untuk mendengarkan live concert recording, terasa hidup dan menghentak jiwa. Dengan impedansi 60 ohm, kita mampu memaksimalkan headphone ini dengan menggunakan headphone amplifier untuk mengelurakan seluruh potensinya. Jadi headphone ini akan bersuara sangat baik jika dipadukan dengan source yang powerful seperti digital media player kelas menengah keatas seperti Cayin N3 / Fiio M3k atau mixer- mixer profesional yang powerbandnya cukup besar untuk ngedrive sebuah headphone. Lalu pada mid frekuensinya, bisa terbilang tebal dan maju, sangat alus untuk menampilkan vokal perempuan dan akan sangat jelas jika menampilkan lagu- lagu vokal grup akustik dan orkestra. Dipakai nyaman dan suara yang dikeluarkan tidak bocor merupakan keunggulan dari close back type headphone.


Jadi selain untuk dengerin musik sehari- hari, headphone ini juga cocok untuk kegiatan recording seperti mixing dan monitoring. Dibekali kabel yang panjangnya 3 meter dan full size cup akan menambah kenyamanan menggunakan headphone ini. Direkomendasikan baik untuk mixing dan monitoring.

~Fu~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *